Header Ads

ad728
  • Breaking News

    Warisan Sejarah Pasar Terapung Banjarmasin yang Masih di Lestarikan



    Saat jalan-jalan mengunjungi Banjarmasin, tak lengkap kalau belum mampir ke Pasar Terapung yang merupakan ciri khas kota Banjarmasin.

    Pasar terapung merupakan salah satu tujuan wisata terpopuler di kota Banjarmasin, pasar terapung adalah proses jual-beli masyarakat banjarmasin yang dilakukan di atas jukung (perahu).

    Pasar terapung di Banjarmasin sekarang memiliki 3 tempat yaitu: Pasar terapung kuin, lok baintan dan siring.

    Pasar Terapung Banjarmasin
    Pasar terapung kuin bertempat di muara sungai Barito, tepatnya di Kelurahan Kuin Utara, Banjarmasin. Selain mengunjungi pasar terapung wisatawan biasanya akan di bawa ke pulau Bekantan (monyet) karena pasar terapung kuin berdekatan dengan pulau tersebut. Agar dapat menyaksikan kegiatan pasar terapung ini kita harus berangkat pagi-pagi sekali, karena pasar ini hanya berlangsung dari jam 05:00 sampai 07:00.

    Begitu pula untuk menyaksikan kegiatan pasar terapung Lok Baintan yang berlokasi di desa Lok Baintan, Kec. Sungai Tabuk Kabupaten Banjar, kita harus berangkat pagi-pagi setelah sholat subuh karena waktu yang ditempuh untuk sampai ketempat tujuan sekitar 30 menit dengan menaiki transportasi sungai dari kota Banjarmasin menyusuri sisiran sungai Martapura.

    Sedangkan pasar terapung siring, berlokasi di tengah kota Banjarmasin yaitu di jalan di Jl. P. Tandean seberang mesjid Sabilal Muhtadin setiap hari Minggu pagi dari Jam 07.00 – 10.00 WITA. Pasar terapung ini merupakan program pemerintahan kota Banjarmasin yang dimulai tahun 2013 untuk menarik wisatawan dari luar daerah, dan menjadi pusat rekreasi bagi masyarakat Banjarmasin.

    Pasar ini diperkirakan sudah ada sejak 400 tahun yang lalu dan merupakan warisan sejarah Banjarmasin, barang yang diperdagangkan merupakan hasil perkebunan, masakan daerah dan lain-lain.

    Pasar terapung ini merupakan salah satu kekhasan Kota Banjarmasin, I love Banjarmasin, Belum ke banjarmasin kalau belum jalan-jalan ke pasar terapung


    Tidak ada komentar

    Post Top Ad

    Post Bottom Ad